PENDIDIKAN PASCA SARJANA UM DAN UNNES

Bagi temen-temen yang berminat untuk pendidikan Pasca Sarjrna di Universitas Negeri Malang dan Universitas Negeri Semarang dapat di lihat dalam SITUS DIBAWAH INI :

http://www.pasca.um.ac.id

http://www.pps.unnes.ac.id

Kepribadian Pemimpin Kelompok (Konselor) Efektif

1. Keberanian. Keberanian merupakan salah satu ciri pribadi yang terpenting dalam pemimpin kelompok yang efektif. Pemimpin menunjuan keberanian dalam kesediaanya untuk : a)mengorbankan waktu, mengakui kesalahan dan kekurangan serta mau menanggungresiko bersama anggota kelompok,b) menghadapi orang lain meskipun belum tentu benar, c) berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang dianut, d) berhubungan secara emosional dengan orang lain dan memakai pengalamannya untuk mengenali perasaan orang lain, e) secara terus-menerus mengadakan penilaian terhadap diri sendiri, f) terus terang dan jujur terhadap anggota kelompok, g) menyatakan kekhawatiran dan harapan-harapannya mengnai proses kelompok

2. Dapat dijadikan contoh. Slah satu car terbai untuk mengarjarkan perilaku yang diharapakan adalah dengan memberikan contoh. Perilaku pemimpin kelompok mempengaruhi anggota, oleh sebab itu pemipin kelompok perlu mengtahui sejauh mana perilakuny mempengarui kelompok

3. Kehadiran. Kehadiran disini tidak hanya secara fisik, tetapi kehadiran juga secara emosional. Kehadiran secara emosional berarti ikur merasakan kepedahan, perjuangn, dan kegembiraan anggota.

4. Menghargai dan memperdulikan. Suatu keingian yang tulus utuk menyejahterakan orang lain merupakan syarat penting yang harus dimiliki oleh seorang peimpin kelompok

5. Percaya terhadap kegunaan proses kelompok. Kepercayaan yang mendalam bahwa proses kelompok berguna mempunyai hubungan positif dengan hasil yang dicapai.

6. Keterbukaan. Agar dapat efektif seorang pemimpin kelompok harus terbuka pada dirinya sendiri, terbuka pada anggota lain, terbuka pada pengalaman-pengalaman baru, dn terbuka pada gaya hidup dan nilai yang berbeda dengan dirinya.

7. Tidak mempertahankan diri dalam serangan. Pemimpin kelompok harus menhadapi kritik dengan hati terbuka

8. Kekuatan Pribadi. Kekuatan pribadi tidak berarti bahwa pemimpin mendominasi dan memanipulasi anggota untuk kepentingannya sendiri, tetapi meruakan kualitas yang dinamis dan utama dari pemimpin

9. Stamina. Memimpin suatu kelompok dapat melelahan dan meguras tenaga serta pikiran. Oleh seba itu peimpin kelompok perlu memiliki daya tahan fisik dan psikologis dan kemampuan untuk mengatasi tekanan-tekaan sehingga tetap kuat bertahan sampai kegiatan kelompok berakhir.

10. Kemauan untuk mencari pengalam-pengalaman baru. Pemimpin kelompo membutuhkn pengalaman-pengalaman hidup yang luas agr dapat memahami dunia psikologis para anggotanya yang mungkin mempunyai nilai yang berbeda dengannya.

11. Kesadaran diri. Kesadarn diri meliputi kesadaran terhadap tujuan-tujuan, identitas pribadi, motivasi, kebutuhan-kebutuhan, keterbatasan-keterbatasan, nilai-nilai, persaaan-persaan, dan masalah-masalah yang dihadapi.

12. Rasa humor. Kemampuanuntuk dapat menertawakan diri dan melihat segi-segi yang menyenangkan dari sesuatu yang tidak menyenangkan merupakan sifat yang berguna dalam memimpin kelompok.

13. Kemampuan menemukan sesuatu yang baru. Kemampuan menemukan sesuatu yang baru secara spontan dan mengadakan pendekatan dengan kelompok degan cara-cara yang baru merupakan sifat yang penting bagi pemimpin kelompok

Ketrampilan Pemimpin Kelompok

Tentu didalam melaksanakan tugas Bimbingan dan konseling kita tidak hanya bekerja secara individu, terkadang kita juga dituntut untuk bekerja secara berkelompok. Untuk itu beberapa ketramprilan yang harus kita miliki dalam memimpin sbuah kelompok diantaranya
1. Kemapuan mendengarkan secara aktif
Mencakup : mendengarkan kata-kata yang diucapkan,menyerap isinya, memperhatikan gerak tubuh, mimik dan intonasi suara, dan merasakan pesan-pesan yang terkandung didalammnya
2. Kemampuan untk merefleksikan
Adalah kemampuan mengungkapkan kembali inti dari apa yang dikemukakan oleh orang lain sehingga bersangkutan dapat melihat kembali apa yang telah dikatakannya.
3. Kemampuan mengklarifikasi
Adalah kemampuan untuk mengungkapkan inti pikiran-pikiran yang dikemukakan anggota dan meringkas perasaan-perasaan kacau atau pertentangan-pertentangan yang dialaminya
4. Kemampuan merangkum
Kemampuan merangkum diperlukan untuk merangkum pembicaraan-pembicaan yang telah berlangsung dalam proses kelompok untuk dapat maju ke proses selanjutnya
5. Kemampuan untuk menjadi fasilitator
Memfasilitasi kelompok dengan cara : menciptakan suasa aman dan penuh penerimaan , membantu anggota secara terbuka menyatakann kekhawatirannya dan harapan-harapan mereka, mmberi dorognan dn bntuan bila anggota mengungkapkan masalah atau mencoba perilaku baru, sebanyk mungkin terlibat dalam interaksi kelompok dengan meminta dan menantang anggota untuk berpartisipasi didalamnya, berusaha mengurangi ketergantungan anggota epada pemimpn kelompok, mendorong anggota untuk mengungkapkn pertentangan dan perbedaan secara terbuka, membantu anggota untuk menghilangkan hambatan-hambatan sehingga dapat berkomunikasi dengan langsung
6. Kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan oleh anggota
Kemampuan ini berguna untuk emmahami dunia subjektif klien/anggota kelompok
7. Kemampuan untuk menafsrkan
Adalah kemampuan mengartikan secar tepat dan pada waktu yang tepat
8. Kemampuan bertanya
Ketrampilan untuk mengajukan pertanyaan untuk merangsang berpikir dan melakukan tindakan, untuk memperjelas permasalahan dan mengurangi ketergangan perasaan
9. Kemampuan menarik hubungan
Adalah ketrampilan pemimpin kelompok utuk menghubungkan apa yang dikatakan atau dilakukan oleh seorang anggota kelompok yang da aiatannya degan anggota kelompok lainnya
10. Kemampuan mengkonfrontasikan
Adalah kemampuan untuk menantang anggota kelompok karena apa yang disampaikan berbeda dengan pesan nonverbal yang tampak
11. Kemampuan untuk memberi dukungan
Kemampuan memberi dukungan diperlukan bila nggota kelompok menghadapi suatu krisis, merasa terancam, berusha melakukan perubahan perilaku secarakonstruktif tetapi masih mersa tak menentu, dan bila mereka berjuang untuk meningalkan pola erilakunya yang lama.
12. Kemamppuan untuk menghalangi
Pemimpin kelompok mempunyai tanggungjawab menghalangi aktivitas tertetu dari anggota kelompok misalnya, bertanya terus-menerus, menyelediki, membuat gosip, ikut cmpur dalam upaya pribadi anggota laian, merusak kepercayaan dan sebagainya.
13. Kemampuan untuk menguji kenyataan
Pemimpin kelompok harus mempunyai ketrampilan untuk mendorong anggotanya menilai alternatif-alternatif yang mereka pilih secara realitis
14. Kemampuan mendiagnosis
Kemampuan mendiagnosis mencakup mengenal perilaku, gejala=gejala perilaku, sifat-sifat seseorang, dan kemampuan menilai masalah-masalah perilaku tertentu secara memilih cara yang tepat untuk mengadakan intervensi
15. Kemampuan untuk menilai
Adalah ketrampilan untuk menilai proses dan dinamika kelompok
16. Kemampuan untuk mengakhiri kelompok
Adalah keterampilan untuk mengetahui kapan dan bgaiana kelompok diakhiri

Saat Berburu PNS

Disejumlah daerah telah membuka lowongan calon pegawai negeri sipil , ayo Buruan dipersiapkan syarat-syaratnya. Meskipun kerja tidak hanya menjadi PNS,,,,

Kongres dan Konvensi Abkin

1.Kongres XI ABKIN dilaksanakan pada tanggal 14 – 15 Nopember 2009 di Surabaya
Peserta Kongres adalah pengurus ABKIN dan harus memiliki KTA ABKIN yang berlaku, , terdiri dari,
a.Pengurus Besar (semua),
b.Unsur Pengurus Daerah, masing-masing 5 orang,
c.Unsur Pengurus Cabang, masing-masing 1orang,
d.Unsur Divisi PB , masing-masing 3 orang,
e.Unsur Dewan Pembina PB (semua),
f.Unsur Dewan Pertimbangan Kode Etik PB (semua),
g.Unsur Dewan Akreditasi dan Lisensi PB (semua).

2.Konvensi Nasional XVI ABKIN dan Seminar Internasional pada tanggal 15 – 17 Nopember 2009 di Surabaya.
Tema : REVITALISASI BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MEWUJUDKAN TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL
Peserta Konvensi Nasional XVI ABKIN dan Seminar Internasional terdiri dari : mahasiswa, dosen, guru, konselor, pengambil kebijakan, pemerhati, dll.

Panitia penyelenggara dua kegiatan tersebut ( Kongres XI dan Konvensi Nasional XVI ABKIN serta Seminar Internasional) adalah Pengurus Daerah ABKIN Provinsi Jawa Timur. Kontak person untuk kegiatan tersebut kepada:
a.Bapak Drs. Sutiyono, MM (0811319099),
b.Bapak Dr. Triyono, M,Pd (08125297599),
c.Bapak Drs. Mohamad Nursalim, M.Si (08155208054).

BIAYA UNTUK  KONVENSI 700.000 RB UNTUK UMUM, 640.000 UNTUK ANGGOTA ABKIN, TIDAK TERMASUK PENGINAPAN. INFO  LEBIH LANJUT LIHAT DI http://www.abkin.org

Buka Bersama “AKBAR” 2004

Angkatan 2004 bimbingan dan konseling Unesa akan mengadakan Buka Bersama “Akbar” pada tanggal 13 september 2009. info lebih lanjut hubungi Shedo/Fifit

ADA DI FB

BK UNESA 04 JUGA ADA DI FaceBook

bk_unesa04@ymail.com